Sibuknya Malaikat
Dewa Eka Prayoga, biasa dipanggil Kang Dewa. Seorang interpreneur muda yang sukses luar biasa. Omset dari bisnis yang digelutinya milyaran rupiah setiap bulannya. Masya Allah, luar biasa!
Tapi tak banyak yang tahu tentang jatuh bangunnya Kang Dewa di masa lalu. Pernah tertipu rekan bisnis, didatangi para penagih hutang setiap hari karena hutang yang lebih dari satu milyar. Kabur? Tentu saja tidak. Dia berjuang untuk melunasi hutang-hutangnya dengan upaya yang dia bisa. Menulis. Ya, dia menulis buku. Yang bahkan itupun dicibir banyak orang karena dia menulis buku tentang efektivitas salah satu media sosial dalam mengembangkan bisnis. Cibiran orang tentu saja, "Lha wong bisnis mu saja gagal, kok kepedean buat buku tentang bisnis!"
Kang Dewa tak gentar. Dia tetap mempromosikan bukunya dengan sistem pre order. Tulisannya yang menarik, sinopsisnya yang mampu membuat orang penasaran, membuat buku itu akhirnya terjual sangat banyak. Membludak orderan! Padahal sebenarnya, di balik pencetakan buku itu masih ada masalah lain yang menyertai tapi kang Dewa menganggap itu semua sebagai suatu hal yang biasa dalam meraih kesuksesan.
Semakin lama, semakin banyak buku yang dia buat hingga dua puluh empat diantaranya menjadi best seller. Masya Allah!
Bukan hanya menjadi penulis handal, dia pun terjun di bisnis makanan dan juga kecantikan. Bisnis nya juga boom di pasaran.
Sudah empat hari ini, Kang Dewa mengadakan Program Berbagai Rezeki 30 Hari Nonstop di instagram miliknya. Hari pertama ditujukan untuk para emak yang membutuhkan. Tinggal berkomentar saja di postingan Kang Dewa, lalu transferan pun akan dikirimkan. Luar biasa! Hari kedua menyasar para jomblo yang juga banyak kebutuhan mendesak. Hari ketiga diperuntukkan bagi para mamah muda yang biasanya membutuhkan susu dan popok untuk kebutuhan anak nya. Sedangkan hari keempat ini spesial untuk para pejuang keluarga. Masya Allah
Betapa iri nya saya dengan sedekahnya yang jor-joran. Sungguh menginspirasi. Sungguh membuat malaikat sibuk, sangat sibuk menulis amal kebaikannya.
Keren, Bu
BalasHapus