Cinta Pertama (Pentigraf)
Dina tercengang. Wajah yang dulu dengan angkuhnya meruntuhkan mahligai pernikahannya dengan Salman sedang berdiri tepat di hadapannya. Mereka tak sengaja berpapasan di sebuah toko roti, mengantre pembayaran. Tak sendiri, Sisil, perempuan yang akhirnya dipilih mantan suaminya itu menggandeng buah cinta mereka, balita berusia tiga tahun. Balita tampan dengan tubuh gendut menggemaskan itu benar-benar mirip Salman.
Lagu Swing It Bob dari Mocca yang diperdengarkan di cafe sekaligus toko roti itu serasa tak mampu mengembalikan keceriaan di hati Dina. Nutella latte yang telah tersaji indah dengan motif hati yang tersusun rapi tak mampu menata hatinya yang kembali terhanyut dalam kenangan pahit tiga tahun yang lalu.
Pernikahannya dengan Salman selama setengah dasawarsa dan belum hadirnya buah hati di dalam keluarga awalnya dianggap sebab Salman mendua. Nyatanya, setelah ada balita mungil itu, Salman tetap saja meninggalkan keluarga barunya dan menemui wanita lain yang telah bersuami. Dalam sadar, Nita mensyukuri perpisahannya dengan lelaki yang tak bisa setia namun dalam hatinya, Salman tetaplah cinta pertama yang dia punya sejak di bangku sekolah menengah pertama.
Bondowoso, 28 November 2021
#TantanganMenulis30hari
#HariKeduapuluhsatu
Komentar
Posting Komentar