Serupa (pentigraf)

Nova berlari menghampiri mbah kungnya yang sedang duduk di teras sambil menikmati secangkir kopi robusta. Seperti biasa, Nova meminta uang untuk membeli camilan di toko kelontong sebelah rumah. Mbah kung yang terkenal sangat irit, merogoh kantong baju koko sebelah kanan dan memberikan selembar uang kertas kepada Nova yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak itu. Nova berjingkrak bahagia melihat uang yang diterimanya dan langsung berlari ke toko.


Beberapa menit kemudian, mbah uti menghampiri mbah kung dan meminta uang untuk membeli gula. Sekali lagi mbah kung merogoh saku kanannya dan memberikan tiga lembar uang kertas. Mbah uti tersenyum bahagia dan berkata, "Tumben."


Setelah mbah uti pergi, Nova datang membawa kantong plastik besar berisi banyak makanan ringan. Mbah kung heran kenapa dengan uang dua ribu rupiah Nova bisa mendapatkan camilan sebanyak itu. Nova menjawab bahwa uang yang dia terima memiliki empat buah nol, tidak seperti uang yang biasa dia terima yang hanya memiliki tiga nol meski warna uangnya sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenangan Jingga