Sambal Cinta Level Sepuluh
Saat sebagian besar warga di minggu pagi sibuk berolahraga atau membersihkan area rumah, bu RW malah sibuk mengurus pak RW yang bolak-balik ke toilet. Diare yang dialaminya disinyalir akibat makan di warung Zulaikha semalam. Berbagai cara dilakukan untuk mengobati pak RW, dari minum obat yang dibeli di warung pak Tedjo yang begitu keberatan warungnya diketok di pagi buta, hingga minum air seduhan daun jambu biji yang bu RW minta ke tetangga sebelah rumah. Semuanya nihil! Pak RW masih saja mengeluh sakit perut dan kembali ke toilet setiap sepuluh menit.
Tak bisa menahan emosi yang semakin memuncak, bu RW mendatangi Zulaikha ke rumahnya. Ia menyatakan keluhan tentang masakan Zulaikha yang membuat pak RW diare parah. Bu RW marah dan menuduh kemungkinan masakan Zulaikha tidak terjamin kebersihannya. Zulaikha kaget tapi ia berusaha menenangkan bu RW.
"Mohon maaf, Bu RW. Semalam bapak ke sini waktu warung saya sudah mau tutup, menunya sudah habis, tersisa sambal dan nasi saja tapi pak RW memaksa mau makan di warung dan menghabiskan dua porsi nasi hanya dengan sambal," Kata janda cantik itu menjelaskan.
Bu RW merasa malu dan meminta maaf. Ia lalu segera pulang dan ingin mengobati pak RW dengan sambal pedas level sepuluh. Tuman!
Bondowoso, 6 Desember 2021
#TantanganMenulis30hari
#HariKeduapuluhsembilan
Komentar
Posting Komentar